Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

261 item publik

Publikasi

Halaman 12 dari 14

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI ETIL ASETAT DAUN MAHONI (Swietenia mahagoni (L.) Jacq.) TERHADAP Propionibacterium acne

Lina Nur Halisa
2024 · Thesis · Open Access

Acne vulgaris (Jerawat) adalah gangguan inflamasi pada unit polisebasea, yang berlangsung secara kronis dan dapat sembuh sendiri. Biasanya acne vulgaris terjadi pada masa remaja karena meningkatnya produksi sebum dan aktivitas bakteri Propionibacterium acne. Pada umumnya pengobatan jerawat menggunakan bahan kimia, namun dapat menyebabkan beberapa efek samping. Oleh karena itu diperlukan pengobatan dari bahan alami salah satunya daun mahoni. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah fraksi etil asetat daun mahoni (Swietenia mahagoni (L). Jacq.) memiliki aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acne dan mengetahui berapakah konsentrasi yang optimal fraksi etil asetat daun mahoni (Swietenia mahagoni (L). Jacq.) yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acne. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Farmakognosi dan Laboratorium Mikrobiologi STIKes Ibnu Sina Ajibarang. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif eksperimental dengan menggunakan metode maserasi untuk ekstraksi, fraksinasi secara ECC untuk mendapatkan fraksi etil asetat, dan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode sumuran dengan 3 perlakuan (A1;20%, A2;30%, A; 40%, K(+) Clindamycin 300 mg dan K(-) aquadest steril). Analisis data menggunakan program SPSS 25 dengan uji One-Way Anova. Hasil dari penelitian ini fraksi etil asetat daun mahoni memiliki aktivitas antibakteri. Hal ini dapat dilihat dari munculnya zona hambat pada semua perlakuan A1 (12,86 mm ± 1,58 mm) ; A2 (17,06 mm ± 1,83 mm) ; A3 (23,7 mm ± 0,60 mm) ; dan K+ (34,23 ± 2,04 mm). Kesimpulan dari penelitian ini adalah fraksi etil asetat mempunyai aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acne pada semua konsentrasi (A1; A2; A3) yang ditandai dengan terbentuknya zona bening di sekitar sumuran. Konsentrasi fraksi etil asetat daun mahoni (Swietenia Mahagoni (L) Jacq.) yang paling optimal dalam menghambat pertumbuhan Propionibacterium acne yaitu pada konsentrasi A3 dengan kategori zona hambat sangat kuat, disusul A2 dan A1 dengan kategori zona hambat kuat.

ANALISA CEMARAN BAKTERI ESCHERCIA COLI DAN ANGKA LEMPENG TOTAL PADA PRODUK IKAN BEKU DI DINAS PERIKANAN KOTA SEMARANG

INDANA ZULFAH
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cemaran bakteri Escherichia coli dan jumlah lempeng total pada produk ikan beku di Dinas Perikanan Kota Semarang. Sebanyak 3 sampel ikan beku yaitu ikan layur beku, tuna beku, indian mackerel beku, dikumpulkan dan dianalisis menggunakan metode MPN dan ALT. Hasil penelitian nanti akan menunjukkan tingkat cemaran Escherichia coli dan jumlah lempeng total yang bervariasi di produk ikan beku yang ada pada sampel. Penelitian ini menekankan pentingnya tindakan higienitas dan kontrol mutu yang ketat dalam produksi dan penanganan produk ikan beku guna memastikan keselamatan konsumen dan kesehatan masyarakat.

ANALISIS ANGKA LEMPENG TOTAL DAN CEMARAN COLIFORM PADA PRODUK IKAN OLAHAN BANDENG PRESTO YANG DI PEROLEH DARI DINAS PERIKANAN KOTA SEMARANG

GIAN SETIONINGSIH
2024 · Thesis · Open Access

Kontaminasi mikroba pada ikan berpotensi menyebabkan penurunan kualitas produk dan menimbulkan penyakit yang ditularkan melalui ikan. Kontaminasi mikroba dapat terjadi pada setiap tahap pengolahan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui total plate count dan coliform pada produk ikan olahan bandeng presto. Parameter yang diamati adalah jumlah koloni yang tumbuh sebagai total plate count dan coliform sebagai most probable number (MPN).

UJI STABILITAS FISIK FORMULASI SEDIAAN PATCH ANTIACNE EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH CINA (Peperomia pellucida L.)

Nanda Yayu Nurfajri
2024 · Thesis · Open Access

Permasalahan yang umum terjadi pada sebagian besar masyarakat di Indonesia adalah permasalah kulit, salah satunya berupa jerawat. Jerawat bukan merupakan penyakit yang mengancam jiwa, namun dengan timbulnya jerawat pada kulit memberikan efek psikologis bagi penderita yang menyebabkan kurangnya rasa percaya diri. Patch merupakan bentuk sediaan transdermal penghantaran obat secara topikal yang dapat memberikan efek sistemik yang terkontrol melalui kulit menuju aliran darah. Dengan diciptakannya patch antiacne dengan berbagai macam kelebihannya menjadikan masyarakat sangat menggemari cara pengobatan ini. Salah satu bahan alam yang dapat dimanfaatkan dalam teknologi sediaan acne patch adalah daun sirih cina. Kandungan kimia pada daun sirih cina (Peperomia pellucida L.) yaitu alkaloid, flavonoid, terpenoid, tanin, dan minyak atsiri. Sebagaimana diketahui bahwa alkaloid, flavonoid dan tanin dapat berfungsi sebagai antibakteri. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan model desain penelitian eksperimental. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak etanol daun sirih cina dapat diformulasikan sebagai sediaan patch dan untuk engetahui stabilitas fisik sediaan patch antiacne ekstrak etanol daun sirih cina.

Analisis Efektivitas biaya Pengobatan kombinasi antihipertensi golongan ARB dengan CCB pada pasien Rawat jalan RSUD dr. R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga

Mohhamad Ibnu Wahidin
2024 · Thesis · Open Access

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskuler dengan prevelensi tinggi dan tidak menimbulkan gejala sehingga sering di sebut silent killer. Pengobatan hipertensi bertujuan untuk mengelola dan mengendalikan tekanan darah sehingga risiko gangguan kardiovaskuler dan komplikasi lainnya dapat dicegah. Antihipertensi golongan ARB dan CCB merupakan beberapa terapi yang sering digunakan dalam pengobatan hipertensi baik dalam terapi tunggal maupun kombinasi. Banyaknya macam obat pada golongan ARB dan CCB sehingga obat ini sering dijadikan variasi kombinasi terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi dan biaya pengobatan kombinasi antihipertensi golongan ARB dengan CCB pada pasien hipertensi rawat jalan RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik secara obervasional dengan pengambilan data secara retrospektif melalui pencarian data sekunder pada catatan rekam medis Yng memenuhi kriteria inklusi, evaluasi biaya dilakukan dengan sudut pandang rumah sakit. Hasil penelitian ini didapatkan nilai ACER berdasarkan efektivitas penurunan tekanan darah yang paling cost effective adalah kombinasi D (candesartan-amlodipin) sebesar Rp. 63.480, dan ICER sebesar Rp.4.317 untuk kombinasi C (candesartan-herbessser) terhadap kombinasi B (irbesartan-nifedipin). Adapun efektivitas terapi yang dilihat dari rata-rata nilai MAP, hasil perhitungan ACER berdasarkan MAP didapatkan kombinasi D (candesartan-amlodipin) sebesar Rp. 296.240 yang paling cost effective dibandingkan kelompok kombinasi lainnya. Nilai ICER berdasarkan MAP didapatkan kombinasi C (candesartan-herbessser) terhadap kombinasi B (irbesartan-nifedipin) sebesar Rp. 18.989 untuk setiap peningkata 1% efektivitas. Kata Kunci: ARB, CCB, ACER, ICER, Efektivitas Biaya, Hipertensi

Formulasi dan uji stabilitas fisik krim dari ekstrak etanol batang rumput gajah (pennisetum purpureum) terhadap bakteri staphylococcus aureus

Andika Adi Prastya
2024 · Thesis · Open Access

Kulit berminyak merupakan salah satu penyebab kulit berjerawat. Banyaknya kelenjar sebum yang dihasilkan dapat menyumbat pori-pori kulit. Penyumbatan terjadi disebabkan oleh salah satu bakteri penyebab jerawat yaitu staphylococcus aureus sehingga terjadi peradangan. Rumput gajah (Pennisetum purpureum) merupakan tanaman afrika tropika yang sudah menyebar keseluruh penjuru dunia. Rumput gajah dapat tumbuh dari dekat pantai hingga ketinggian 2000m dari permukaan laut. Tumbuh baik dari suhu 25-45°C. Rumput gajah mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, saponin dan tanin yang dipercaya sebagai antimikroba. Pada penelitian ini dibuat sediaan krim, sediaan krim dipilih karena memiliki kelebihan seperti mudah penggunaannya, tidak lengket dan mudah dibilas dengan air.

Formulasi sediaan deodoran roll on ekstrak etanol daun Gamal (Gliricidia sepium (Jacq.) Kunth) terhadap Staphylococcus aureus

Eriskatri Nurandriani
2024 · Thesis · Open Access

bau badan menjadi masalah yang muncul setiap hari, meskipun bau badan merupakan hal yang sepele namun bau badan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan dapat mengurangi tingkat pecaya diri dari seseorang. bau badan juga dapat menyebabkan masalah yang serius jika bau badan tersebut sudah tidak wajar dan berlebihan. salah satu cara yang dapat mengatasi yaitu dengan penggunaan deodoran unruk mengurangi bau badan. bau badan sendiri disebabkan karena aktivitas bakteri yaitu salah satunya staphylococcus aureus. sehingga peneliti tertarik untuk membuat sediaan deodoran dari tanaman yaitu daun gamal yang menurut penelitian sebelumnya memiliki aktivitas menghambat pertumbuhan staphylococcus aures.

Formulasi Dan Uji Aktivitas Antibakteri Krim Ekstrak Etanol Daun Kemuning ( Murayya paniculata L. Jack ) Terhadap propionibacterium acne

Novita Lia Kartini
2024 · Thesis · Open Access

Jerawat adalah sebuah penyakit kulit yang dikenal dengan acne vulgaris. Kondisi kulit yang dikenal sebagai jerawat ini menyebabkan folikel sebaceous pada tubuh bagian atas dan wajah menjadi meradang. bakteri penyebeb jerawat adalah propionibacterium acnes adalah bakteri dapat mencapai permukaan kulit, mengikuti aliran sebum. Jenis terapi antibiotik topikal yang sering digunakan yaitu eritromisin dan klindamisin. Meskipun penggunaan antibiotik cukup efektif dalam mengatasi jerawat, namun pada penggunaan antibiotik sebagai pengobatan jerawat yang terlalu sering dan dalam jangka waktu yang panjang dapat menyebabkan terjadinya resistensi. Dengan adanya resistensi antibiotik tersebut maka perlu adanya pengobatan alternatif yang terbuat dari bahan alam yaitu penggunaan tanaman herbal yang mengandung senyawa antibakteri. Tanaman yang mengandung senyawa antibakteri salah satunya yaitu daun kemuning dengan kandungan flavonoid, alkaloid, saponin dan tanin. metoe penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan ujiaktivitas antibakteri menggunakan metode sumuran.

FORMULASI KRIM ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT PISANG TANDUK MENTAH (Musa acuminata x Musa balbisiana) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes

Tri Yani Novida Aziz
2024 · Thesis · Open Access

Kulit pisang diketahui memiliki kandungan senyawa yaitu fenolitik dan bahan aktif seperti tanin dan flavonoid. Kandungan tanin paling banyak di ketahui pada kulit pisang yang belum matang dari pada kulit pisang yang sudah matang, hal ini karena terjadinya peningkatan etanol 70 kali lipat pada proses pematangan pisang yang menyebabkan turunnya kandungan tannin. Saponin dan alkaloid mempengaruhi membran sel, tanin menghambat sistesis kitin di dinding sel sedangkan flavonoid menunjukan proses supresif terhadap adhesi mikroorganisme. Acne vulgaris merupakan infeksi berupa peradangan poliseboroik disertai penyumbatan dan penumpukan keratin yang disebabkan oleh bakteri propionibacteria acnes, staphylococcus epidermidis dan staphylococcus aureus. Bakteri utama penyebab jerawat adalah propionibacteria acnes. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ekstrak etanol kulit pisang tanduk mentah (Musa acuminata x Musa balbisiana) dapat diformulasikan kedalam sediaan krim serta mengetahui pengaruh krim antibakteri ekstrak etanol kulit pisang tanduk mentah (Musa acuminata x Musa balbisiana) terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Farmakognosi dan Mikrobiologi STIKes Ibnu Sina Ajibarang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksperimental menggunakan metode difusi sumuran dengan perbedaan konsentrasi (F0= 0%; F1 = 5%; F2 = 10%; F3 = 15%; K+ = Klindamicin). Kemudian Dilakukan uji homogenitas dan normalitas sebagai persyarat analisis data. Analisis data menggunakan uji One Way ANOVA SPSS 25, dengan hasil data disajikan dalam tabel dan gambar.

FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS LOTION ANTI NYAMUK EKSTRAK ETANOL DAUN SINGKONG (Manihot esculenta Crantz) PADA NYAMUK Aedes aegypti

Sekar Mufathul Azrifah
2024 · Thesis · Open Access

Nyamuk menjadi vektor utama penyebab kasus DBD di Indonesia. Pada periode Januari – Mei 2023 terdapat 35.694 kasus DBD. Kemenkes juga melaporkan total kematian akibat DBD mencapai 270 kasus yang mana kasus kematian tertinggi terdapat di Jawa Tengah sebanyak 68 jiwa. Salah satu upaya pengendalian vector penyakit tersebut yaitu dengan penggunaan anti nyamuk. Produk anti nyamuk yang tersebar saat ini mengandung bahan kimia, yang mana berdampak negatif terhadap kesehatan manusia. Salah satu tanaman yang mudah ditemukan dan dapat digunakan sebagai anti nyamuk yaitu daun singkong. Daun singkong mengandung flavonoid dan saponin yang dapat menghambat makan serangga dan juga mengandung sianida yang dapat merusak spirakel sehingga nyamuk tidak dapat bernapas dan akhirnya mati.