Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

C

288 karya publik ditemukan.

2026: 102025: 692024: 42023: 392022: 572021: 103

AKTIVITAS ANTIINFLAMASI BATANG DAUN TALAS (Colocasia esculenta L) SECARA IN SILICO DAN IN VITRO

· Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

<ol> <li style="margin-left: 42.55pt;"> Untuk mengetahui senyawa yang senyawa yang terkandung dalam ektrak etanol batang tanaman talas yang membentuk afinitas terhadap reseptor COX-2 sebagai antiinflamasi diujikan secara <em>in silico</em></li> <li style="margin-left: 42.55pt;"> Untuk mengetahui aktifitas antiinflamasi ekstrak etanol daunt alas yang diujikan secara <em>in vitro</em></li> </ol>

Penyuluhan DAGUSIBU di Desa Leduk Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas

· Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

<div> Memberikan kesadaran kepada masyarakat tentang penggunaan obat</div> <div> secara tepat, termasuk cara mendapatkan, menyimpan dan membuang sisa/kemasan</div> <div> obat. Sedangkan tujuan secara khusus bagi penyuluh adalah sebagai salah satu bentuk</div> <div> pengabdian penyuluh selaku Dosen dan Apoteker kepada masyarakat.</div> <div> &nbsp;</div>

Penggunaan Herbal dan Suplemen Kesehatan Dalam Menghadapi Covid-19 di Indonesia

· Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p> Upaya menjaga daya tahan tubuh dalam menghadapi COVID-19 dilakukan dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan seimban, istirahat cukup, olahraga/aktifivitas fisik teratur dan cukup paparan sinar matahari. Apabila diperlukan dapat menggunakan suplemen kesehatan dan herbal untuk membantu memelihara daya tahan tubuh</p>

Peran Farmasi di Era Pandemi

· Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

<div class="page" title="Page 6"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p> <span style="font-size: 12.000000pt; font-family: 'TimesNewRomanPSMT'">Sektor kesehatan merupakan sektor yang dibutuhkan sepanjang masa. Farmasi merupakan sektor kesehatan yang berhubungan dengan obat dan pelayanan kefarmasian. Dengan adanya kegiatan Webinar mengenai tantangan farmasi di era pandemik COVID-19 diharapkan dapat menambah ilmu pengetahuan, pemahaman dan berbagai permasalahan pada farmasi&nbsp;</span></p> </div> </div> </div> <p> &nbsp;</p>

PENYULUHAN DAUN SIRSAK SEBAGAI ANTIHIRERTENSI

· Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

<div> 1. Masyarakat&nbsp; mengetahui pengertian hipertensi</div> <div> 2. Masyarakat mengetahui gejala hipertensi</div> <div> 3. Masyarakat mengetahui pengobatan hipertensi secara tradisional</div> <div> 4. Masyarakat mengetahui manfaat daun sirsak&nbsp;</div>

A to Z Penyakit Gerd

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Gerd yang termasuk penyakit saluran cerna bagian atas, makin hari makin banyak ditemukan. Namun, banyak orang yang belum paham tentang GERD. GERD terjadi akibat ketidakseimbangan antara faktor pertahanan dan penyerang lambung. Selain menjelaskan tentang oenyebab, faktor resiko, mekanisme penyakit, diagnosis, dan penatalaksanaannya, buku ini memberikan info terkini tentang tips diet praktis alias pantangan yang sebaiknya dihindari, yang juga tidak klah pentingnya dibanding obat, untuk mencegah dan mengobati GERD.

Cost Effectiveness Analysis (CEA) Terapi Antibiotik Pada Pengobatan Pneumonia Di RSUD Majenang Tahun 2024

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas biaya terapi antibiotik pada pengobatan pasien pneumonia rawat inap di RSUD Majenang tahun 2024. Menggunakan rancangan analitik komparatif dengan pendekatan retrospektif melalui total sampling terhadap 20 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan dari rekam medis dan analisis biaya medis langsung serta efektivitas berdasarkan lama rawat inap. Hasil penelitian menunjukan penggunaan antibiotik ceftriaxone inj memiliki rata rata total biaya medis langsung Rp6.297.436 dengan efektivitas terapi 71,4% dan nilai ACER Rp88.199, sedangkan levofloxacin infus memiliki rata-rata biaya Rp6.057.450 dengan efektivitas 66,7% dan nilai ACER Rp90.953. Analisis lanjutan menunjukan ICER Rp49.997, berdasarkan penarikan garis pada Cost Effectiveness Plane Ceftriaxone Inj berada pada kuadran I, yang mengindikasikan bahwa meskipun biayanya lebih tinggi, tambahan biaya tersebut sepadan dengan peningkatan efektivitas klinis serta durasi rawat inap yang lebih singkat, sehingga ceftriaxone inj lebih cost-effective dibandingkan levofloxacin infus.

cost effectiveness analysis (CEA) terapi antibiotik pada pengobatan penyakit pneumonia di RSUD majenang tahun 2024

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Pneumonia merupakan infeksi saluran pernapasan akut yang memiliki angka kejadian tinggi di RSUD Majenang. Penggunaan terapi antibiotik yang tepat dan efisien sangat penting dalam mengoptimalkan luaran klinis pasien serta mengendalikan biaya pelayanan kesehatan, khususnya pada pasien peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN/BPJS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas biaya dari penggunaan antibiotik ceftriaxone injeksi dan levofloxacin infus pada pasien pneumonia rawat inap di RSUD Majenang tahun 2024. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik komparatif dengan rancangan studi observasional secara retrospektif. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik total sampling terhadap rekam medis dan data keuangan pasien rawat inap yang memenuhi kriteria inklusi, dengan total 35 sampel pasien (20 pasien ceftriaxone injeksi dan 15 pasien levofloxacin infus). Parameter yang dianalisis meliputi total biaya medis langsung, efektivitas klinis berdasarkan lama rawat inap (Length of Stay/LOS), serta kalkulasi Average Cost-Effectiveness Ratio (ACER) dan Incremental Cost-Effectiveness Ratio (ICER). Hasil: Karakteristik pasien didominasi oleh laki-laki (57,14%) dan kelompok usia lanjut (54,29%). Rata-rata lama rawat inap (Length of Stay) kelompok ceftriaxone injeksi adalah 3,55 hari dengan rata-rata total biaya medis langsung sebesar Rp6.029.490,-. Pada kelompok levofloxacin infus, rata-rata lama rawat inap adalah 4,00 hari dengan rata-rata total biaya medis langsung sebesar Rp6.388.413,-. Hasil perhitungan ACER untuk ceftriaxone injeksi dan levofloxacin infus masing-masing sebesar Rp1.698.448,-/hari dan Rp1.597.103,-/hari. Nilai ICER yang diperoleh adalah sebesar Rp797.607,-. Berdasarkan pemetaan Cost-Effectiveness Plane (CEP), ceftriaxone berada pada Kuadran II (Dominan). Kesimpulan: Penggunaan antibiotik ceftriaxone injeksi lebih cost-effective dibandingkan levofloxacin infus pada pengobatan pasien pneumonia rawat inap di RSUD Majenang tahun 2024 karena menghasilkan total biaya medis langsung yang lebih rendah dan lama perawatan yang lebih singkat.

Gerbang Nasib

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Serangkaian petunjuk membawa kita ke misteri pembunuhan di masa lampau. Cerita menegangkan ini didukung oleh peristiwa-peristiwa yang menantang kelincahan berpikir.

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TERHADAP KEPATUHAN KONSUMSI TABLET MMS (MULTIPLE MICRONUTRIENT SUPPLEMENT) DESA CIKEMBULAN KECAMATAN PEKUNCEN KABUPATEN BANYUMAS

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemenuhan kebutuhan zat gizi mikro penting selama masa kehamilan. Pemerintah kini mulai mentransisikan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) menjadi suplemen Multiple Micronutrient Supplement (MMS) yang mengandung 15 jenis vitamin dan mineral esensial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan konsumsi tablet MMS pada ibu hamil di Desa Cikembulan, Kecamatan Pekuncen, Banyumas. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 31 ibu hamil yang diambil menggunakan Teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan tablet MMS dan lembar kontrol kepatuhan konsumsi. Hasil analisis univariat menunjukkan mayoritas responden berada pada kategori usia reproduksi sehat (80,6%), berstatus tidak bekerja (93,5%), pendidikan SMA (54,8%), berstatus primipara (38,7%), dan kunjungan ANC yang ideal (80,6%). Tingkat pengetahuan didominasi kategori sedang (51,6%) dan tingkat kepatuhan konsumsi berada pada kategori patuh tinggi (71,0%). Hasil uji menggunakan Fisher’s Exact Test menunjukkan nilai p-value sebesar 0,002. Kesimpulannya, terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan konsumsi tablet MMS pada ibu hamil di Desa Cikembulan, Kecamatan Pekuncen, Banyumas. Kata Kunci: Ibu Hamil, Kepatuhan Konsumsi, Pengetahuan, Tablet MMS

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TERHADAP KEPATUHAN KONSUMSI TABLET MMS (MULTIPLE MICRONUTRIENT SUPPLEMENT) DESA CIKEMBULAN KECAMATAN PEKUNCEN KABUPATEN BANYUMAS

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pemenuhan kebutuhan zat gizi mikro penting selama masa kehamilan. Pemerintah kini mulai mentransisikan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) menjadi suplemen Multiple Micronutrient Supplement (MMS) yang mengandung 15 jenis vitamin dan mineral esensial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan konsumsi tablet MMS pada ibu hamil di Desa Cikembulan, Kecamatan Pekuncen, Banyumas. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 31 ibu hamil yang diambil menggunakan Teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan tablet MMS dan lembar kontrol kepatuhan konsumsi. Hasil analisis univariat menunjukkan mayoritas responden berada pada kategori usia reproduksi sehat (80,6%), berstatus tidak bekerja (93,5%), pendidikan SMA (54,8%), berstatus primipara (38,7%), dan kunjungan ANC yang ideal (80,6%). Tingkat pengetahuan didominasi kategori sedang (51,6%) dan tingkat kepatuhan konsumsi berada pada kategori patuh tinggi (71,0%). Hasil uji menggunakan Fisher’s Exact Test menunjukkan nilai p-value sebesar 0,002. Kesimpulannya, terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan konsumsi tablet MMS pada ibu hamil di Desa Cikembulan, Kecamatan Pekuncen, Banyumas. Kata Kunci: Ibu Hamil, Kepatuhan Konsumsi, Pengetahuan, Tablet MMS

FORMULASI KRIM MINYAK SACHA INCHI (Plukenetia volubilis L.) SEBAGAI PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA KELINCI (Oryctolagus cuniculus)

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Luka sayat merupakan salah satu jenis luka terbuka yang berisiko mengalami infeksi sehingga memerlukan penanganan yang tepat untuk mempercepat proses penyembuhan. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan minyak sacha inchi (Plukenetia volubilis L.) sebagai sediaan krim serta mengevaluasi aktivitas penyembuhan luka sayat pada kelinci (Oryctolagus cuniculus). Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan membuat beberapa formulasi krim minyak sacha inchi (%b/v) yaitu F0=0, F1=1,5, F2=2, dan F3=2,5, sediaan diuji sifat fisiknya meliputi uji organoleptik, homogenitas, tipe krim, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, serta uji stabilitas dengan metode cycling test. Uji penyembuhan luka sayat dilakukan dengan melihat panjang luka dan persentase penyembuhan antara kelompok kontrol negatif dan kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan krim minyak sacha inchi memenuhi persyaratan mutu fisik dan kurang stabil selama penyimpanan, serta mampu mempercepat proses penyembuhan luka sayat, dimana F2 memberikan persentase penyembuhan tertinggi dibandingkan formulasi lainnya.

cost effectiveness analysis (CEA) terapi antibiotik pada pengobatan penyakit pneumonia di RSUD majenang tahun 2024

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang: Pneumonia merupakan infeksi saluran pernapasan akut yang memiliki angka kejadian tinggi di RSUD Majenang. Penggunaan terapi antibiotik yang tepat dan efisien sangat penting dalam mengoptimalkan luaran klinis pasien serta mengendalikan biaya pelayanan kesehatan, khususnya pada pasien peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN/BPJS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas biaya dari penggunaan antibiotik ceftriaxone injeksi dan levofloxacin infus pada pasien pneumonia rawat inap di RSUD Majenang tahun 2024. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik komparatif dengan rancangan studi observasional secara retrospektif. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik total sampling terhadap rekam medis dan data keuangan pasien rawat inap yang memenuhi kriteria inklusi, dengan total 35 sampel pasien (20 pasien ceftriaxone injeksi dan 15 pasien levofloxacin infus). Parameter yang dianalisis meliputi total biaya medis langsung, efektivitas klinis berdasarkan lama rawat inap (Length of Stay/LOS), serta kalkulasi Average Cost-Effectiveness Ratio (ACER) dan Incremental Cost-Effectiveness Ratio (ICER). Hasil: Karakteristik pasien didominasi oleh laki-laki (57,14%) dan kelompok usia lanjut (54,29%). Rata-rata lama rawat inap (Length of Stay) kelompok ceftriaxone injeksi adalah 3,55 hari dengan rata-rata total biaya medis langsung sebesar Rp6.029.490,-. Pada kelompok levofloxacin infus, rata-rata lama rawat inap adalah 4,00 hari dengan rata-rata total biaya medis langsung sebesar Rp6.388.413,-. Hasil perhitungan ACER untuk ceftriaxone injeksi dan levofloxacin infus masing-masing sebesar Rp1.698.448,-/hari dan Rp1.597.103,-/hari. Nilai ICER yang diperoleh adalah sebesar Rp797.607,-. Berdasarkan pemetaan Cost-Effectiveness Plane (CEP), ceftriaxone berada pada Kuadran II (Dominan). Kesimpulan: Penggunaan antibiotik ceftriaxone injeksi lebih cost-effective dibandingkan levofloxacin infus pada pengobatan pasien pneumonia rawat inap di RSUD Majenang tahun 2024 karena menghasilkan total biaya medis langsung yang lebih rendah dan lama perawatan yang lebih singkat.

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe dan Asam Folat Desa Cikembulan Kecamatan Pekuncen Kabupaten

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dan sebagian besar disebabkan oleh defisiensi zat besi. Pemerintah telah melaksanakan program pemberian tablet Fe dan asam folat kepada seluruh ibu hamil sebagai upaya pencegahan anemia. Namun, tingginya cakupan distribusi tablet Fe dan asam folat belum sepenuhnya diikuti dengan kepatuhan konsumsi oleh ibu hamil. Rendahnya kepatuhan tersebut diduga dipengaruhi oleh faktor pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap konsumsi tablet Fe dan asam folat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe dan asam folat di Desa Cikembulan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Desa Cikembulan yang berjumlah 30 orang, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap, dan kepatuhan konsumsi tablet Fe dan asam folat. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe dan asam folat serta adanya hubungan antara sikap ibu hamil dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe dan asam folat. Ibu hamil dengan pengetahuan yang baik dan sikap yang positif cenderung memiliki tingkat kepatuhan yang lebih tinggi dalam mengonsumsi tablet Fe dan asam folat. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap ibu hamil berhubungan dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe dan asam folat. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan edukasi dan konseling oleh tenaga kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif ibu hamil guna meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet Fe dan asam folat sebagai upaya pencegahan anemia.

FORMULASI KRIM MINYAK SACHA INCHI (Plukenetia volubilis L.) SEBAGAI PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA KELINCI (Oryctolagus cuniculus)

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Luka sayat merupakan salah satu jenis luka terbuka yang berisiko mengalami infeksi sehingga memerlukan penanganan yang tepat untuk mempercepat proses penyembuhan. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan minyak sacha inchi (Plukenetia volubilis L.) sebagai sediaan krim serta mengevaluasi aktivitas penyembuhan luka sayat pada kelinci (Oryctolagus cuniculus). Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan membuat beberapa formulasi krim minyak sacha inchi (%b/v) yaitu F0=0, F1=1,5, F2=2, dan F3=2,5, sediaan diuji sifat fisiknya meliputi uji organoleptik, homogenitas, tipe krim, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, serta uji stabilitas dengan metode cycling test. Uji penyembuhan luka sayat dilakukan dengan melihat panjang luka dan persentase penyembuhan antara kelompok kontrol negatif dan kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan krim minyak sacha inchi memenuhi persyaratan mutu fisik dan kurang stabil selama penyimpanan, serta mampu mempercepat proses penyembuhan luka sayat, dimana F2 memberikan persentase penyembuhan tertinggi dibandingkan formulasi lainnya. Kata kunci: minyak, krim, luka sayat, Plukenetia volubilis L.