Hasil pencarian
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
Pencarian lanjut AND / OR / NOT
Kurikulum berbasis teknologi informasi dan komunikasi
Baca Ini Kamu Pasti Kuliah ke Luar Negeri dijamin 100%
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG IMUNISASI DASAR TERHADAP KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR BALITA DI DESA JINGKANG
Imunisasi ialah siasat pencegahan yang amat efektif guna meminimalisir risiko penyakit menular serta mengurangi angka kematian serta kesakitan anak. Namun, pada hakikatnya, masih ada balita di Desa Jingkang yang belum memperoleh imunisasi dasar lengkap. Riset ini ditujukan guna mengetahui kaitan antara taraf pendidikan serta pengetahuan orang tua dengan kelengkapan imunisasi dasar balita. Metode riset yang diimplementasikan ialah deskriptif melalui pendekatan potong lintang. Populasi riset ialah semua ibu yang mempunyai anak usia 0-59 bulan di Desa Jingkang yang sejumlah 402 orang. Sampel riset sejumlah 80 responden yang dipilih secara accidental sampling. Instrumen riset berupa kuesioner serta buku KIA. Analisis data dijalankan melalui uji Chi-square. Temuan riset memperlihatkan bahwa sebagian besar responden berpendidikan SMA (43,8%) serta berpengetahuan baik (57,5%). Sebanyak 77,5 % balita mendapat imunisasi dasar lengkap. Uji Chi - square mengindikasikan tak termuat korelasi yang berarti antara taraf pendidikan ibu serta tingkat pengetahuan balita. Pendidikan dan kelengkapan imunisasi (p=0,477), sementara pengetahuan ibu berhubungan dengan kelengkapan imunisasi (p=0,000). Kesimpulan riset ini ialah pengetahuan ibu berperan lebih besar terhadap kelengkapan imunisasi bayi dibandingkan taraf pendidikan. Oleh sebab itu, tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan edukasi dan pemantauan imunisasi bayi.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG IMUNISASI DASAR TERHADAP KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR BALITA DI DESA JINGKANG
Imunisasi ialah siasat pencegahan yang amat efektif guna meminimalisir risiko penyakit menular serta mengurangi angka kematian serta kesakitan anak. Namun, pada hakikatnya, masih ada balita di Desa Jingkang yang belum memperoleh imunisasi dasar lengkap. Riset ini ditujukan guna mengetahui kaitan antara taraf pendidikan serta pengetahuan orang tua dengan kelengkapan imunisasi dasar balita. Metode riset yang diimplementasikan ialah deskriptif melalui pendekatan potong lintang. Populasi riset ialah semua ibu yang mempunyai anak usia 0-59 bulan di Desa Jingkang yang sejumlah 402 orang. Sampel riset sejumlah 80 responden yang dipilih secara accidental sampling. Instrumen riset berupa kuesioner serta buku KIA. Analisis data dijalankan melalui uji Chi-square. Temuan riset memperlihatkan bahwa sebagian besar responden berpendidikan SMA (43,8%) serta berpengetahuan baik (57,5%). Sebanyak 77,5 % balita mendapat imunisasi dasar lengkap. Uji Chi - square mengindikasikan tak termuat korelasi yang berarti antara taraf pendidikan ibu serta tingkat pengetahuan balita. Pendidikan dan kelengkapan imunisasi (p=0,477), sementara pengetahuan ibu berhubungan dengan kelengkapan imunisasi (p=0,000). Kesimpulan riset ini ialah pengetahuan ibu berperan lebih besar terhadap kelengkapan imunisasi bayi dibandingkan taraf pendidikan. Oleh sebab itu, tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan edukasi dan pemantauan imunisasi bayi.