Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas biaya terapi antibiotik pada pengobatan pasien pneumonia rawat inap di RSUD Majenang tahun 2024. Menggunakan rancangan analitik komparatif dengan pendekatan retrospektif melalui total sampling terhadap 20 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan dari rekam medis dan analisis biaya medis langsung serta efektivitas berdasarkan lama rawat inap. Hasil penelitian menunjukan penggunaan antibiotik ceftriaxone inj memiliki rata rata total biaya medis langsung Rp6.297.436 dengan efektivitas terapi 71,4% dan nilai ACER Rp88.199, sedangkan levofloxacin infus memiliki rata-rata biaya Rp6.057.450 dengan efektivitas 66,7% dan nilai ACER Rp90.953. Analisis lanjutan menunjukan ICER Rp49.997, berdasarkan penarikan garis pada Cost Effectiveness Plane Ceftriaxone Inj berada pada kuadran I, yang mengindikasikan bahwa meskipun biayanya lebih tinggi, tambahan biaya tersebut sepadan dengan peningkatan efektivitas klinis serta durasi rawat inap yang lebih singkat, sehingga ceftriaxone inj lebih cost-effective dibandingkan levofloxacin infus.