Abstrak
Penggunaan kosmetik dengan klaim pemutih dikalangan remaja semakin meningkat. Pada tahun 2024 BBPOM telah mencatat beberapa produk pemutih wajah yang mengandung bahan berbahaya, hal ini menimbulkan potensi risiko Kesehatan pada kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap siswi SMK YPE Sampang terhadap penggunaan kosmetik dengan klaim pemutih. Tempat penelitian dilakukan di SMK YPE Sampang dan untuk pengambilan uji validitas dan uji reliabilitas di SMK Bakti Husada Sumpiuh. Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan desain penelitian cross-sectional. Pengambilan data menggunakan kuesioner dengan metode penelitian purposive random sampling dengan jumlah responden 80 siswi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan IBM SPSS versi 22 menggunakan uji korelasi chi-square. Hasil penelitian ini menunjukan tingkat pengetahuan siswi SMK YPE Sampang mengenai kosmetik dengan klaim pemutih didapati kategori kurang, dengan persentase total 55%. Namun, sikap siswi dalam penggunaan kosmetik dengan klaim pemutih menunjukan kategori baik, dengan persentase total 76%, hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p-value sebesar 0,502 (p > 0,05), yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara tingkat pengetahuan dan sikap siswi terhadap penggunaan kosmetik dengan klaim pemutih.