Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

Aktivitas antibakteri ekstrak etanol 70% dan 96% daun buncis (phselous vulgaris L.) terhadap staphylococcus aureus

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Farmasi•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Infeksi dapat disebabkan oleh berbagai mikroorganisme seperti virus, bakteri, dan parasit. Persentase infeksi nosokomial di Indonesia yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus sebesar 21,7%. Penemuan senyawa antibiotik baru dari bahan alam seperti daun buncis (Phaseolus vulgaris L.) menjadi salah satu alternatif pengobatan yang dapat digunakan sebagai terapi tambahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak etanol 70% dan 96% daun buncis (Phaseolus vulgaris L.) memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan memiliki perbedaan yang signifikan. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Farmakognosi dan Mikrobiologi Stikes Ibnu Sina Ajibarang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksperimental, menggunakan metode sumuran untuk uji aktivitas antibakteri dengan perbedaan pelarut (F0=kontrol negatif (DMSO 10%); F1=ekstrak etanol 70%; F2=ekstrak etanol 96%, dan F3=kontrol positif). Analis data menggunakan uji One Way ANOVA, uji non parametrik Kruskal wallis dan Maan Whitney. Hasil pengujian aktivitas antibakteri ekstrak etanol 70% dan 96% daun buncis menunjukkan zona hambat secara berturut-turut adalah 6.59 mm dan 7.07 mm dengan kategori sedang terhadap Staphylococcus aureus. Hasil analisis menunjukkan ekstrak etanol 70% dan 96% tidak memiliki perbedaan yang signifikan terhadap aktivitas antibakteri dengan nilai signifikan 0.827 (p>0.05). Ekstrak etanol 70% dan 96% daun buncis memiliki aktivitas antibakteri namun tidak memiliki perbedaan yang signifikan.

Kata kunci

Staphylococcus aureus, Daun buncis (Phasolus vulgaris L.), Ekstrak, Antibakteri.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Aktivitas antibakteri ekstrak etanol 70% dan 96% daun buncis (phselous vulgaris L.) terhadap staphylococcus aureus2025 · oai:ais:skripsi:1260

Publikasi terkait