Hasil pencarian
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
Pencarian lanjut AND / OR / NOT
EVALUASI SISTEM PERENCANAAN DAN PENGADAAN OBAT DI PUSKESMAS WATUKUMPUL KABUPATEN PEMALANG PERIODE 2024
Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Sikap Masyarakat Tentang DAGUSIBU Obat Di Desa Sidabowa Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas
-
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP SIKAP PASIEN PENYAKIT DERMATITIS DI PUSKESMAS SERAYU LARANGAN KECAMATAN MREBET KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2026
FORMULASI SEDIAAN TABLET EFFERVESCENT EKSTRAK DAUN BANDOTAN (Ageratum conyzoides L.) DENGAN VARIASI ASAM-BASA
Identifikasi Drug Related Problems (DRPs) Poda Peresepan Obat Jantung Hipertensi Di Rumah Sakit Umum Ananda Tahun 2025
AKTIVITAS ANTIDIABETES INFUSA DAUN BAYAM DURI (Amaranthus spinosus L.) TERHADAP MENCIT JANTAN (Mus musculus) HIPERGLIKEMIA SECARA IN VIVO
EVALUASI PERENCANAAN DAN PENGADAAN OBAT MENGGUNAKAN METODE ABC-VEN DAN ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BUMIAYU
.
Uji Aktivitas Antihiperlipidemia Ekstrak Etanol Pakis Sayur (Diplazium esculentum) Pada Mencit Jantan (Mus musculus) Secara In Vivo
Studi Etnobotani Tanaman Berkhasiat Obat untuk Pengobatan Tradisional di Desa Serayu Larangan Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga
EVALUASI PENGELOLAAN NARKOTIKA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BUMIAYU TAHUN 2025
....
TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK DESTA FARMA BELIK TAHUN 2025
UJI AKTIVITAS MUKOLITIK EKSTRAK TEMU PUTIH (Curcuma zedoaria (Christm) Roscae) SECARA IN VITRO TERHADAP PUTIH TELUR BEBEK
-
STUDI Drug Related Problems (DRPs) PENGGUNAAN OBAT PASIEN TUBERKULOSIS DI INSTALASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BUMIAYU TAHUN 2024
.
MOLECULER DOCKING DAN PREDIKSI PROFIL FARMAKOKINETIK TURUNAN FLAVONOID DAN ALKALOID DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP PROTEIN BCL-2 PADA KANKER PAYUDARA
UJI AKTIVITAS INFUSA DAUN PEGAGAN (Centella asiatica) TERHADAP PERILAKU MENCIT MODEL ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER (ADHD)
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWI SMP N 1 REMBANG TERHADAP PEMILIHAN KOSMETIK DITINJAU DARI KLAIM PRODUK DAN ASPEK KEAMANAN
Penggunaan kosmetik perawatan wajah di kalangan remaja terus meningkat seiring berkembangnya tren kecantikan dan kuatnya pengaruh media sosial. Namun, rendahnya pemahaman terhadap klaim produk dan aspek keamanan kosmetik berpotensi menimbulkan risiko penggunaan kosmetik yang tidak aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap siswi SMP Negeri 1 Rembang kelas VII, VIII, dan IX dalam pemilihan kosmetik perawatan wajah ditinjau dari klaim produk dan aspek keamanan. Penelitian menggunakan desain kuantitatif observasional dengan pendekatan cross-sectional pada 80 siswi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square serta uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan siswi berada pada kategori baik dengan rata-rata persentase sebesar 79%. Namun, sikap siswi terhadap pemilihan kosmetik perawatan wajah masih berada pada kategori kurang dengan rata-rata persentase sebesar 67%. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pengetahuan dan sikap dalam pemilihan kosmetik. Hasil ini diperkuat dengan uji korelasi Spearman yang menghasilkan koefisien korelasi sebesar -0,073 dengan nilai p = 0,521, yang menunjukkan hubungan yang sangat lemah dan tidak bermakna secara statistik antara tingkat pengetahuan dan sikap siswi. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko masalah kesehatan kulit akibat pemilihan kosmetik yang tidak tepat.
DOCKING MOLEKULER DAN PREDIKSI ADMET SENYAWA DAUN SALAM (Syzygium polyanthum) TERHADAP PROTEIN BCL-2 DAN EGFR SEBAGAI KANDIDAT ANTIKANKER PAYUDARA
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Siswi SMK YPE Sampang Terhadap Penggunaan Kosmetik dengan klaim Pemutih
Penggunaan kosmetik dengan klaim pemutih dikalangan remaja semakin meningkat. Pada tahun 2024 BBPOM telah mencatat beberapa produk pemutih wajah yang mengandung bahan berbahaya, hal ini menimbulkan potensi risiko Kesehatan pada kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap siswi SMK YPE Sampang terhadap penggunaan kosmetik dengan klaim pemutih. Tempat penelitian dilakukan di SMK YPE Sampang dan di SMK Bakti Husada Sumpiuh untuk pengambilan uji validitas dan uji reliabilitas. Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan desain penelitian cross-sectional. Pengambilan data menggunakan kuesioner dengan metode penelitian purposive random sampling dengan jumlah responden 80 siswi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan IBM SPSS versi 22. Analisis hubungan menggunakan uji korelasi chi-square. Hasil dalam penelitian ini menunjukan tingkat pengetahuan siswi mengenai kosmetik dengan klaim pemutih didapati kategori kurang, dengan persentase total 52%. Namun, sikap siswi dalam penggunaan kosmetik dengan klaim pemutih menunjukan kategori baik, dengan persentase total 77%, hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p-value sebesar 0,502 (p > 0,05), yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara tingkat pengetahuan dan sikap siswi terhadap penggunaan kosmetik dengan klaim pemutih.
Pengaruh kepatuhan konsumsi tablet tambah darah terhadap peningkatan nilai HB pada siswi SMK YPE SAMPANG
Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang dapat berdampak pada penurunan konsentrasi belajar, kebugaran fisik, serta kesehatan reproduksi di masa mendatang. Salah satu upaya pencegahan anemia adalah melalui pemberian Tablet Tambah Darah (TTD), namun tingkat kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepatuhan konsumsi tablet tambah darah terhadap peningkatan kadar hemoglobin (Hb) pada siswi SMK YPE Sampang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional menggunakan desain one group pretest–posttest dengan pendekatan retrospektif. Sampel penelitian berjumlah 48 siswi kelas X SMK YPE Sampang yang mengalami anemia dan memenuhi kriteria inklusi. Data kepatuhan konsumsi tablet tambah darah diperoleh dari buku pemantauan konsumsi TTD, sedangkan data kadar hemoglobin diperoleh dari hasil pemeriksaan Hb sebelum dan sesudah pemberian tablet tambah darah. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar Hb responden sebelum konsumsi tablet tambah darah sebesar 10,7 g/dL dan meningkat menjadi 11,9 g/dL setelah konsumsi tablet tambah darah. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada siswi SMK YPE Sampang.