Abstrak
Ibnu Sina disebut-sebut sebagai Bapak Kedokteran Modern karena karyanya, Qanun fi ath-Thibb, digunakan sebagai teks standar di Italia, Spayol, Inggris, Prancis, dan Jerman dari abad ke-12 hingga abad ke-18. Di dalam filsafat Ibnu Sina dianggap sebagi filsuf paling berpengaruh era pra modern. Ia mendirikan Mazhab Peripatetik di dunia muslim yang karya-karyanya kelak melahirkan dua Mazhab besar: Avicennisme Latin dan Avicennisme Islam.