Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

2.428 item publik

Publikasi

Halaman 3 dari 122

BUKTI HADIR SEMINAR PROPOSAL - EVALUASI RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PENYAKIT NECROSIS PULPA DI KLINIK dr. SHALAM PURBALINGGA TAHUN 2025

None
2026 · Book · Open Access

Necrosis pulpa merupakan kondisi kematian jaringan pulpa akibat infeksi bakteri atau trauma yang menjadi salah satu kasus terbanyak di layanan kesehatan gigi. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional pada kondisi ini berisiko menimbulkan resistensi antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasien necrosis pulpa di Klinik dr. Shalam Purbalingga tahun 2025. Metode yang digunakan adalah deskriptif non-eksperimental dengan pendekatan retrospektif melalui kajian rekam medis terhadap 100 pasien. Rasionalitas dievaluasi berdasarkan lima parameter WHO, yaitu tepat pasien, tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, dan tepat cara pemberian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien didominasi perempuan (64%) dan kelompok usia dewasa 26–45 tahun (38%). Antibiotik yang paling banyak diresepkan adalah amoksisilin (88%), diikuti cefixime (8%), clindamycin (3%), dan metronidazole (1%). Evaluasi terhadap kelima parameter rasionalitas seluruhnya mencapai 100%, meliputi tepat pasien, tepat indikasi, tepat dosis, tepat obat, dan tepat cara pemberian. Disimpulkan bahwa penggunaan antibiotik pada pasien necrosis pulpa di Klinik dr. Shalam Purbalingga tahun 2025 telah memenuhi standar rasionalitas sesuai kriteria WHO, Formularium Nasional, dan pedoman ADA, serta mencerminkan penerapan prinsip antibiotic stewardship yang baik.

FORMULASI DAN UJI STABILITAS KRIM EKSTRAK ETANOL 96% DAUN KUCAI ( ALLIUM TUBEROSUM ROTTL EX SPRENG)

GALANG FAQIH SETYO AJI
2026 · Book · Open Access

Daun kucai (Allium tuberosum) kaya akan senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, fenolik, tanin, saponin, dan alkaloid yang berpotensi sebagai bahan aktif topikal. Penelitian ini bertujuan ntuk mengetahui apakah ekstrak etanol 96% daun kucai dapat diformulasikan menjadi sediaan krim serta menentukan konsentrasi ekstrak yang paling stabil dan memiliki sifat fisik terbaik. Penelitian dilakukan di laboratorium teknologi sediaan farmasi dan laboratorium farmasetika Universitas Ibnu Sina Ajibarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan membuat beberapa formulasi krim Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Ekstraksi daun kucai dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Sediaan krim tipe minyak dalam air (M/A) dibuat dalam empat formulasi konsentrasi ekstrak, yaitu F0 (0%), F1 (1%), F2 (3%), dan F3 (5%). Evaluasi sifat fisik krim meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, tipe krim, uji iritasi, serta uji stabilitas dipercepat (cycling test) selama 6 siklus. Analisis data pada penelitian ini menggunakan SPSS 25 meliputi uji T tidak berpasangan, uji mann-whitney dan uji T berpasangan. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak etanol 96% daun kucai dapat diformulasikan menjadi sediaan krim. Formula 3 (F3) dengan konsentrasi ekstrak 5% merupakan formulasi terbaik dan paling stabil berdasarkan keseluruhan hasil evaluasi sifat fisik.

Penapisan Virtual Senyawa Dominan Balakacida (Chromolaena odorata) sebagai inhibitor EGFR untuk Kanker Kolorektar

FATKHURROKHMAN
2026 · Book · Open Access

PENAPISAN VIRTUAL SENYAWA DOMINAN BALAKACIDA (Chromolaena odorata) SEBAGAI INHIBITOR EGFR UNTUK KANKER KOLOREKTAL FATKHURROKHMAN ABSTRAK Kanker kolorektal merupakan salah satu penyebab kematian akibat kanker tertinggi di dunia, dan reseptor Epidermal Growth Factor Receptor (EGFR) menjadi target terapi penting karena berperan pada proliferasi sel kanker. Chromolaena odorata (balakacida) mengandung senyawa fitokimia yang berpotensi sebagai inhibitor EGFR alami. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi afinitas pengikatan dan interaksi molekuler 15 senyawa dominan C. odorata terhadap EGFR, serta memprediksi profil drug-likeness dan ADMET senyawa kandidat terbaik. Penelitian merupakan studi in silico dengan penapisan virtual berbasis structure-based drug design menggunakan metode molecular docking terhadap EGFR (PDB ID: 3POZ), dengan Gefitinib dan Erlotinib sebagai kontrol positif. Protokol divalidasi melalui redocking ligan ko-kristal (RMSD 1,9216 Å < 2,0 Å). Drug-likeness dinilai dengan Lipinski’s Rule of Five, dan profil ADMET diprediksi menggunakan pkCSM, SwissADME, ProTox-3, dan Toxtree. Hasil docking menunjukkan pola afinitas flavonoid > asam fenolik > terpenoid. Rutin memiliki afinitas tertinggi (S = -9,6027 kkal/mol), setara kontrol positif Gefitinib (-9,6051 kkal/mol). Evaluasi Lipinski menunjukkan 14 dari 15 senyawa memenuhi kriteria; hanya Rutin yang tidak memenuhi. Dengan mempertimbangkan keseimbangan afinitas, drug-likeness, farmakokinetik, dan keamanan, Hesperetin (S = -7,1879 kkal/mol) dan Eriodictyol (S = -6,9400 kkal/mol) ditetapkan sebagai kandidat inhibitor EGFR terbaik, dengan profil keamanan lebih baik dibandingkan Gefitinib dan Erlotinib. Kedua senyawa berpotensi dikembangkan sebagai inhibitor EGFR alami untuk kanker kolorektal dan direkomendasikan untuk pengujian in vitro lebih lanjut.

Arthan

Lolimilkyy
2026 · Book · Open Access

Bagi Arthan, Beby adalah perempuan kepala batu dan tidak kenal takut. Bagi Beby, Arthan adalah laki-laki menyebalkan dan tidak waras. Di balik kekonyolan mereka berdua, ada rahasia besar yang disembunyikan. Bagaimanakah mereka melewati perjodihan ini? Apakah di dalam kisah ini, mereka akan saling mencintai atau malah saling menyakiti?

Gerbang Nasib

Agatha Christie
2026 · Book · Open Access

Serangkaian petunjuk membawa kita ke misteri pembunuhan di masa lampau. Cerita menegangkan ini didukung oleh peristiwa-peristiwa yang menantang kelincahan berpikir.

Berani Berubah untuk Hidup yang Lebih Baik

Mulasih dan Yazid Attafsir
2026 · Book · Open Access

Jika anda mencita-citakan kehidupan yang lebih baik, maka mulailah sekarang juga, dimulai dari diri sndiri. Tak perlu bingung harus memulai dari mana. Melalui buku ini, anda bisa memiliki pemahaman mengenai apa yang harus anda lakukan dan apa yang harus anda ubah.

Atas Nama Cinta

Kangihsan
2026 · Book · Open Access

Jika cinta yang hadir menjauhkanmu pada-Nya, lepaskanlah. Relakanlah ia bersama cintamu pada-Nya. Sebab, atas nama cinta kau mampu merelakan. Atas nama cinta kau mampu mengikhlaskan.

To You

Ha Tae-Woan
2026 · Book · Open Access

Aku tak punya nyali untuk menyatakan rindu. Aku hanya berani menekan tombol 'SUKA' dipostinganmu.

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP SIKAP PASIEN PENYAKIT DERMATITIS DI PUSKESMAS SERAYU LARANGAN KECAMATAN MREBET KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2026

ASA DIYANATUR NATALIE
2026 · Book · Open Access

ABSTRAK Dermatitis merupakan peradangan pada kulit (epidermis dan dermis) sebagai respons terhadap berbagai faktor internal yang menyebabkan perubahan klinis berupa lesi kulit polimorfik seperti kemerahan, pembengkakan, papula, vesikel, sisik, penebalan kulit, serta rasa gatal. Pengetahuan bukan hanya sekadar informasi yang dimiliki seseorang, tetapi juga menjadi dasar dalam pengambilan keputusan dan pembentukan sikap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap pasien terhadap pencegahan dan penanganan penyakit dermatitis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional yang melibatkan pasien dermatitis sesuai kriteria inklusi di Puskesmas Serayu Larangan Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pilihan ganda untuk mengukur tingkat pengetahuan dan skala Likert untuk mengukur sikap. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 47 responden (61,0%) dan sikap positif sebanyak 66 responden (85,7%). Berdasarkan hasil analisis statistik diperoleh adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap pasien terhadap pencegahan dan penanganan penyakit dermatitis sig. 2-tailed 0,05 (0,000) dengan koefisien korelasi sebesar 0,525 yang menunjukkan kekuatan hubungan cukup kuat dan arah positif.