Analisis Efektivitas Biaya Pengobatan Kombinasi Antihipertensi Golongan ARB dengan CCB Pada Pasien Rawat Jalan RSUD dr. R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga
Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskuler dengan prevelensi tinggi dan tidak menimbulkan gejala sehingga sering di sebut silent killer. Pengobatan hipertensi bertujuan untuk mengelola dan mengendalikan tekanan darah sehingga risiko gangguan kardiovaskuler dan komplikasi lainnya dapat dicegah. Antihipertensi golongan ARB dan CCB merupakan beberapa terapi yang sering digunakan dalam pengobatan hipertensi baik dalam terapi tunggal maupun kombinasi. Banyaknya macam obat pada golongan ARB dan CCB sehingga obat ini sering dijadikan variasi kombinasi terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi dan biaya pengobatan kombinasi antihipertensi golongan ARB dengan CCB pada pasien hipertensi rawat jalan RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik secara obervasional dengan pengambilan data secara retrospektif melalui pencarian data sekunder pada catatan rekam medis Yng memenuhi kriteria inklusi, evaluasi biaya dilakukan dengan sudut pandang rumah sakit. Hasil penelitian ini didapatkan nilai ACER berdasarkan efektivitas penurunan tekanan darah yang paling cost effective adalah kombinasi D (candesartan-amlodipin) sebesar Rp. 63.480, dan ICER sebesar Rp.4.317 untuk kombinasi C (candesartan-herbessser) terhadap kombinasi B (irbesartan-nifedipin). Adapun efektivitas terapi yang dilihat dari rata-rata nilai MAP, hasil perhitungan ACER berdasarkan MAP didapatkan kombinasi D (candesartan-amlodipin) sebesar Rp. 296.240 yang paling cost effective dibandingkan kelompok kombinasi lainnya. Nilai ICER berdasarkan MAP didapatkan kombinasi C (candesartan-herbessser) terhadap kombinasi B (irbesartan-nifedipin) sebesar Rp. 18.989 untuk setiap peningkata 1% efektivitas. Kata Kunci: ARB, CCB, ACER, ICER, Efektivitas Biaya, Hipertensi